Masyarakat
Madura, khususnya daerah Pamekasan mengenal beberapa jenis Jagung lokal Madura
antara lain jagung Guluk-Guluk, Manding dan Tlango. Penggunaan Jagung varietas lokal karena warna biji dan rasanya sangat diminati oleh petani setempat.
Cara tanam jagung lokal Madura yaitu sebelum tanam lahan diolah terlebih dahulu dengan
pengolahan tanah cara petani. Pengolahan tanah dilakukan menggunakan tenaga
sapi. Penanamannya dilakukan dengan cara menyebarkan atau menaburkan bibit
jagung secara random. Cara ini dianggap lebih arif dan menguntungkan oleh
petani setempat karena menghemat tenaga kerja, biaya untuk pembayaran tenaga
kerja sedikit, dan hasil produksinya lebih banyak. Kekurangan dari cara ini
yaitu kualitas dari hasil produksi jagung kurang baik karena tingkat kompetisi
dalam memperoleh nutrisi sangat ketat atau sangat tinggi sehingga biji dari
jagung sangat kecil, pemberian pupuk dan pengairan lebih sulit karena tidak ada
celah antar tanaman jagung, dan pemanenanyapun akan susah.
Pada
system penanaman yang modern lubang tanam dibuat dengan alat tugal. Kedalaman
lubang perlu di perhatikan agar benih tidak terhambat pertumbuhannya. Kedalaman
lubang tanam antara: 3-5 cm, dan tiap lubang hanya diisi 1 butir
benih. Jarak tanam jagung disesuaikan dengan umur panennya, semakin
panjang umurnya, tanaman akan semakin tinggi dan memerlukan tempat yang lebih
luas. Jagung berumur dalam/panjang dengan waktu panen ≥ 100 hari sejak
penanaman, jarak tanamnya dibuat 40x100 cm (2 tanaman / lubang). Jagung berumur sedang (panen 80-100
hari), jarak tanamnya 25x75 cm (1 tanaman / lubang). Sedangkan jagung berumur
pendek (panen<80 hari), jarak tanamanya 20x50 cm (1 tanaman/lubang). Kedalaman
lubang tanam yaitu antara 3-5cm. Pada jarak tanam 75 x 25 cm setiap lubang
ditanam satu tanaman. Dapat juga digunakan jarak tanam 75 x 50 cm, setiap
lubang ditanam dua tanaman.
Tanaman ini tidak dapat tumbuh dengan baik pada
saat air kurang atau saat air berlebihan. Pada waktu musim penghujan atau waktu
musim hujan hampir berakhir, benih jagung ini dapat ditanam. Tetapi air
hendaknya cukup tersedia selama pertumbuhan tanaman jagung. Pada saat penanaman
sebaiknya tanah dalam keadaan lembab dan tidak tergenang. Apabila tanah kering,
perlu diairi dahulu, kecuali bila diduga 1-2 hari lagi hujan akan turun.
Pembuatan lubang tanaman dan penanaman biasanya memerlukan 4 orang (2 orang
membuat lubang, 1 orang memasukkan benih, 1 orang lagi memasukkan pupuk dasar
dan menutup lubang). Jumlah benih yang dimasukkan per lubang tergantung yang
dikehendaki, bila dikehendaki 2 tanaman per lubang maka benih yang dimasukkan 3
biji per lubang, bila dikehendaki 1 tanaman per lubang, maka benih yang dimasukkan
2 biji.
Penanaman Jagung
Reviewed by inspirasi
on
Februari 26, 2019
Rating:
Reviewed by inspirasi
on
Februari 26, 2019
Rating:

tes komentar
BalasHapustes tes
Hapushmm tes
Hapus