Random Posts

banner image

Penanaman Jagung


Mungkin dari kita belum mengetahui bagaimana, masyarakat Madura menanam komoditi jagung. Dalam hubungannya dengan peningkatan produksi tanaman pangan, Jagung mempuyai peranan penting. Akan tetapi dalam pengelolaannya banyak masalah yang ditemui. Masalah itu salah satunya adalah budidaya tanaman yang masih kurang optimal. Selama ini, petani menanam tanamannya dengan cara biasa dan tidak mengikuti aturan-aturan budidaya yang sesuai. Penyebab lain seperti tidak adanya informasi teknis budidaya yang masuk ke lokasi menjadi faktor masalah non teknis.
Masyarakat Madura, khususnya daerah Pamekasan mengenal beberapa jenis Jagung lokal Madura antara lain jagung Guluk-Guluk, Manding dan Tlango. Penggunaan Jagung varietas lokal karena warna biji dan rasanya sangat diminati oleh petani setempat.
Cara tanam jagung lokal Madura yaitu sebelum tanam lahan diolah terlebih dahulu dengan pengolahan tanah cara petani. Pengolahan tanah dilakukan menggunakan tenaga sapi. Penanamannya dilakukan dengan cara menyebarkan atau menaburkan bibit jagung secara random. Cara ini dianggap lebih arif dan menguntungkan oleh petani setempat karena menghemat tenaga kerja, biaya untuk pembayaran tenaga kerja sedikit, dan hasil produksinya lebih banyak. Kekurangan dari cara ini yaitu kualitas dari hasil produksi jagung kurang baik karena tingkat kompetisi dalam memperoleh nutrisi sangat ketat atau sangat tinggi sehingga biji dari jagung sangat kecil, pemberian pupuk dan pengairan lebih sulit karena tidak ada celah antar tanaman jagung, dan pemanenanyapun akan susah.
Pada system penanaman yang modern lubang tanam dibuat dengan alat tugal. Kedalaman lubang perlu di perhatikan agar benih tidak terhambat pertumbuhannya. Kedalaman lubang tanam antara: 3-5 cm, dan tiap lubang hanya diisi 1 butir benih. Jarak tanam jagung disesuaikan dengan umur panennya, semakin panjang umurnya, tanaman akan semakin tinggi dan memerlukan tempat yang lebih luas. Jagung berumur dalam/panjang dengan waktu panen ≥ 100 hari sejak penanaman, jarak tanamnya dibuat 40x100 cm (2 tanaman  / lubang). Jagung berumur sedang (panen 80-100 hari), jarak tanamnya 25x75 cm (1 tanaman / lubang). Sedangkan jagung berumur pendek (panen<80 hari), jarak tanamanya 20x50 cm (1 tanaman/lubang). Kedalaman lubang tanam yaitu antara 3-5cm. Pada jarak tanam 75 x 25 cm setiap lubang ditanam satu tanaman. Dapat juga digunakan jarak tanam 75 x 50 cm, setiap lubang ditanam dua tanaman. 
Tanaman ini tidak dapat tumbuh dengan baik pada saat air kurang atau saat air berlebihan. Pada waktu musim penghujan atau waktu musim hujan hampir berakhir, benih jagung ini dapat ditanam. Tetapi air hendaknya cukup tersedia selama pertumbuhan tanaman jagung. Pada saat penanaman sebaiknya tanah dalam keadaan lembab dan tidak tergenang. Apabila tanah kering, perlu diairi dahulu, kecuali bila diduga 1-2 hari lagi hujan akan turun. Pembuatan lubang tanaman dan penanaman biasanya memerlukan 4 orang (2 orang membuat lubang, 1 orang memasukkan benih, 1 orang lagi memasukkan pupuk dasar dan menutup lubang). Jumlah benih yang dimasukkan per lubang tergantung yang dikehendaki, bila dikehendaki 2 tanaman per lubang maka benih yang dimasukkan 3 biji per lubang, bila dikehendaki 1 tanaman per lubang, maka benih yang dimasukkan 2 biji.
Penanaman Jagung Penanaman Jagung Reviewed by inspirasi on Februari 26, 2019 Rating: 5

3 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.